Apakah Butuh Les Anak Di Usia 10-12 Tahun?

Memberikan Les Anak di Usia 3-9 Tahun

Apakah kamu di rumah punya anak usia 3 hingga 9 tahun? Jika iya, maka kamu berada di waktu yang tepat untuk mengetahui apa sajakah perkembangan dan pertumbuhan yang biasa terjadi pada anak usia 3 hingga 9 tahun. Anak yang berada di usia ini sudah mampu bercerita dengan baik dengan orangtuanya. Agar perkembangan semakin optimal, apa sih yang bisa kamu lakukan sebagai orangtua. Bagaimana kamu bisa mengajari mereka berbagai hal? Dan apa perlu kamu memasukkan mereka ke les anak? Jika kamu penasaran, kamu bisa terus menyimak artikel ini dan menjadikannya pertimbangan untuk kamu dalam mendidik anak di usia keemasan ini.

Metode Pembelajaran Anak Usia 3-9 Tahun

Orangtua harus kreatif dalam menangani perkembangan anak yang semakin tahun semakin cepat dan akan kehilangan arah jika para orangtua kekurangan pengetahuan dalam menerapkan metode pembelajaran ini baik itu tentang hidup, pengetahuan formal, dan mengasah otak kanannya agar menjadi lebih kreatif. Dan bisa jadi kamu membutuhkan bantuan lembaga les anak untuk memenuhi kebutuhan belajar anak-anakmu. Sebelum kamu memutuskan les anak apa yang kamu ikuti kamu harus paham metode pembelajaran anak di usia ini yaa.

Menemani anak bermain sembari memberi contoh

  • Pembelajaran ini bisa kamu lakukan dengan cara rutin membacakan buku cerita kepada anak. Bukunya bisa terkait apapun yang sesuai dengan usia anak. Dengan begitu kamu akan membantu perkembangan linguistiknya menjadi lebih optimal. Mereka akan mampu merangkai kata jauh lebih baik di usianya. Membacakan anak buku akan mampu melatih keingintahuan mereka, memotivasi mereka, menajamkan daya ingat mereka sejak dini, dan tentunya melatih mereka secara lingustik. Setelah membaca kamupun bisa menanyakan kembali kepada mereka apa yang telah kalian baca bersama-sama. Dengan begitu pembelajaran akan bisa optimal.
  • Sesekali ikuti mereka bermain. Ini juga melatih anak dalam kemampuan linguistiknya dan hubungan sosialnya loh. Kamu bisa memasuki daya imajinasi mereka lewat cara ini, sehingga anak kamu akan mampu berkomunikasi lebih baik dan lebih berani. Kamu juga bisa meningkatkan rasa kepedulian pada anak lewat permainan mereka, dari mulai peduli dengan kerapihan dan kebersihan mainan mereka. Kemudian bagaimana mereka harus sharing mainan bersamamu dan lain sebagainya.
  • Kegiatan seni penting untuk anak usia ini. Kenapa? Karena anak membutuhkan perkembangan secara motorik. Kamu sebagai orangtua bisa menemani mereka dari mulai menggambar bersama, mewarnai, membuat sebuah prakarya, dan lain sebagainya. Anak pada usia ini senang sekali dilibatkan dalam berbagai kegiatan. Jika memungkinkan kamu juga bisa mengikutkan mereka di kelompok les anak yang mengajari tentang seni menggambar baik itu melukis hingga menggambar animasi 3D yang sedang marak di era sekarang ini.
  • Bermain musik bersama. Orangtua juga jangan melewatkan mengajarkan anak-anak alat musik yaa. Karena musik akan mendukung perkembangan matematisnya. Kenapa bisa? Karena musik mengajarkan mereka mendengar, kemudian mengenal ritmenya, menghitung ketukannya, dan ini juga mendukung perkmbangan linguistiknya. Kegiatan ini akan semakin menyenangkan apabila bisa dilakukan bersama orangtua di rumah. Jika tidak kamu pun bisa mengikutkan mereka di les anak yang berkembang di bidang musik.
  • Dan masih banyak lagi kegiatan bersama anak yang bisa dilakukan sembari mengajari mereka berbagai pengetahuan baru.

Mengajari Secara Langsung

Pengajaran secara langsung juga penting dilakukan. Dimana kamu sebagai orangtua bisa menemani mereka belajar, memahami persoalan, dan menyelesaikan berbagai persoalan tersebut dengan cara yang sistematik. Kemudian anak-anak juga membutuhkan pembelajaran yang berulang-ulang. Banyaknya pengulangan juga tergantung daya berpikir masing-masing anak. Namun setelah kamu mengulang-ulang mereka akan selalu mengingat pelajaran tersebut. Untuk mempermudah prosesnya kamu juga bisa menggunakan alat bantu berupa gambar dan alat visual lainnya. Dengan begitu anak-anak semakin terasah imajinasinya dan lebih cepat menghafalnya.

Perbanyak waktu berbicara dengan anak

Usia mereka adalah usia dimana banyak pertanyaan yang dilontarkan. Kamu sebagai orantua harus sabar dalam menjawab berbagai keingintahuan mereka. Dan jangan memberikan jawaban yang bohong dan mematahkan pertanyaan si anak yaa. Karena ini adalah proses mereka berpikir dan mengelola sebuah masalah sehingga kamu harus mendampinginya dengan pendampingan yang terbaik.

Selalu berbicara dari hati ke hati dengan anak. Ajak mereka berpikir dan pahami perasaan mereka. Dan usahakan selalu menggunakan bahasa yang sopan. Karena pada dasarnya anak belajar dari meniru orangtuanya.

Nah itulah sedikit pembelajaran yang bisa kamu lakukan di usia anak 3 hingga 9 tahun. Bila perlu agar anak semakin optimal perkembangannya kamu bisa mendaftarkan mereka ke lembaga les anak sesuai dengan minat mereka. Biasanya les anak bidang animasi, gambar, bernyanyi, olahraga adalah kegiatan yang paling digemari anak dan membuat hati mereka bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *